, ,

Bupati dan Wabup Boltara Langsung Pimpin Gerakan Mengaji Mingguan

by -502 Views

Bupati dan Wakil Bupati Boltara Pimpin Gerakan Boltara Mengaji, Perkuat Fondasi Spiritual Pembangunan Daerah

News Buroko– Suara lantunan ayat suci Al-Qur’an mengalir khidmat dari Masjid Agung Baiturrahman Boroko. Tidak seperti biasanya, hari itu tampak pemimpin tertinggi daerah turut duduk bersaf-saf dengan masyarakat. Bupati Bolaang Mongondow Utara (Boltara), Dr. Sirajudin Lasena, SE., M.Ec.Dev., dan Wakil Bupati, Moh. Aditya Pontoh, S.IP, secara langsung mengikuti dan memimpin secara moral Gerakan Boltara Mengaji yang digelar setiap pekan.

Kehadiran kedua pemimpin ini bukan sekadar seremoni, melainkan sebuah pernyataan politik yang tegas: pembangunan daerah harus dimulai dari penguatan spiritual dan moral. Gerakan ini dengan jelas menempatkan nilai-nilai ketakwaan sebagai fondasi utama dalam setiap langkah pembangunan Boltara ke depan.

Dalam tausiyah singkatnya usai mengaji, Bupati Sirajudin Lasena menyampaikan pesan yang dalam dan menyentuh. Ia menekankan bahwa kegiatan ini adalah sarana untuk mempererat ukhuwah islamiyah (persaudaraan atas dasar iman) dan sebagai pengingat hakiki tentang jati diri manusia.

“Pada hakikatnya, manusia tidak memiliki apa-apa. Bahkan nafas yang kita hirup saat ini adalah karunia dari-Nya. Oleh karena itu, sudah sepatutnya seluruh proses pembangunan daerah kita landaskan pada nilai-nilai ketakwaan. Kita harus menempatkan Allah SWT sebagai satu-satunya tempat bersandar dan memohon pertolongan,” ujar Sirajudin dengan penuh ketulusan.

Gerakan Boltara Mengaji di Masjid Agung Baiturrahman

Baca Juga: Pemkab Sangihe dan Politeknik Negeri Manado Sepakat Garap 4 Pilar Pariwisata

Pernyataan Bupati ini bukan tanpa dasar. adalah reminder yang sangat powerful agar umat senantiasa bersyukur di saat mendapat nikmat dan tidak terjebak dalam kesombongan, serta bersabar dan intropeksi di saat menghadapi ujian.

Baitul Mal: Implementasi Nyata Kepekaan Sosial

Lebih dari sekadar aktivitas spiritual, Bupati Sirajudin juga menekankan pentingnya mentransformasikan nilai-nilai keimanan tersebut menjadi aksi nyata untuk membantu sesama. Ia menyoroti peran strategis Baitul Mal yang tidak hanya menjadi lembaga pengumpul zakat, infak, dan sedekah (ZIS), tetapi harus bertransformasi menjadi sarana pemberdayaan ekonomi umat yang efektif.

Boltara Mengaji: Lebih dari Sekadar Gerakan, Sebuah Gerakan Budaya

Gerakan Boltara Mengaji yang diinisiasi oleh pemerintah daerah memiliki potensi yang sangat besar untuk menjadi lebih dari sekadar kegiatan keagamaan mingguan. Ia bisa bertransformasi menjadi sebuah gerakan budaya yang mengakar di masyarakat.

Dengan pemimpin yang secara konsisten turun langsung dan menjadi contoh, diharapkan dapat memicu gelombang positif di tingkat grassroot. Masyarakat tidak hanya melihat pemerintah sebagai pembangun infrastruktur, tetapi juga sebagai pemimpin yang peduli dengan kesehatan ruhani warganya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.