News Buroko – Sebuah toko bangunan di Kecamatan Isimu, Kabupaten Gorontalo, milik Riyo Manyoe, ludes terbakar dalam peristiwa kebakaran hebat yang terjadi. Api dengan cepat melahap bangunan beserta seluruh material bangunan yang tersimpan di dalamnya, sehingga menyebabkan kerugian materi yang ditaksir cukup besar.
Peristiwa ini menggegerkan warga sekitar karena api membesar dalam waktu singkat dan asap hitam pekat membumbung tinggi ke udara.
Api Cepat Membesar, Warga Panik
Menurut keterangan warga sekitar, api pertama kali terlihat berasal dari bagian dalam toko bangunan. Dalam hitungan menit, kobaran api membesar dan menyebar ke seluruh bangunan yang sebagian besar berisi material mudah terbakar seperti cat, kayu, dan bahan bangunan lainnya.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berupaya membantu memadamkan api dengan peralatan seadanya sambil menghubungi petugas pemadam kebakaran.
Petugas Damkar Dikerahkan ke Lokasi
Tak lama setelah laporan diterima, petugas pemadam kebakaran segera dikerahkan ke lokasi kejadian. Beberapa unit mobil pemadam diturunkan untuk menjinakkan api agar tidak merambat ke bangunan lain di sekitarnya.
Proses pemadaman berlangsung cukup lama karena api sudah terlanjur membesar dan material bangunan di dalam toko memicu kobaran api semakin kuat.
Toko Bangunan Ludes, Tidak Ada Korban Jiwa
Meski kebakaran menghanguskan seluruh bangunan toko, tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Saat kejadian, toko dalam keadaan tidak beroperasi sehingga tidak ada aktivitas di dalam bangunan.
Namun demikian, pemilik toko dipastikan mengalami kerugian besar, mengingat seluruh stok barang dan bangunan tidak dapat diselamatkan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/Kolase-foto-penanganan-kebakaran-di-Desa-Isimu-Selatan.jpg)
Baca juga: Warga Gorontalo Dipersilahkan Nitip Kendaraan di Kantor Polisi saat Pergi Mudik
Dugaan Penyebab Kebakaran
Hingga saat ini, penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Dugaan sementara mengarah pada korsleting listrik, namun aparat terkait masih melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan sumber api.
Pihak kepolisian telah memasang garis pengaman di sekitar lokasi kejadian guna memudahkan proses penyelidikan dan mencegah warga mendekat ke area berbahaya.
Kesaksian Warga Sekitar
Salah seorang warga yang berada di lokasi kejadian mengaku melihat api sudah membesar saat pertama kali diketahui.
“Api sudah besar sekali, kami tidak bisa berbuat banyak selain menyelamatkan diri dan menghubungi pemadam,” ujar warga tersebut.
Warga sekitar juga mengaku sempat khawatir api akan merambat ke bangunan lain yang jaraknya cukup dekat.
Pemilik Toko Shock dan Berharap Bantuan
Pemilik toko, Riyo Manyoe, tampak terpukul melihat usahanya ludes dilalap api. Ia berharap ada perhatian dan bantuan dari pemerintah daerah maupun pihak terkait untuk membantu proses pemulihan pascakebakaran.
Toko bangunan tersebut diketahui menjadi salah satu sumber mata pencaharian utama keluarga dan juga memasok kebutuhan material bagi warga sekitar.
Aparat Imbau Warga Waspada
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk lebih waspada terhadap potensi kebakaran, khususnya yang disebabkan oleh instalasi listrik. Pemeriksaan rutin terhadap jaringan listrik dan penyimpanan bahan mudah terbakar dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
Imbauan ini menjadi perhatian khusus mengingat meningkatnya risiko kebakaran di kawasan permukiman dan pusat usaha.
Kerugian Masih Didata
Hingga berita ini diturunkan, nilai kerugian akibat kebakaran masih dalam proses pendataan. Petugas bersama pemilik toko masih melakukan inventarisasi terhadap bangunan dan barang yang hangus terbakar.
Peristiwa kebakaran ini menjadi pengingat akan pentingnya sistem keamanan dan pencegahan kebakaran, khususnya di tempat usaha yang menyimpan bahan mudah terbakar.







