News Buroko – Pemerintah Provinsi Gorontalo terus menunjukkan komitmennya dalam memperkuat ketahanan pangan daerah. Hal ini ditandai dengan kehadiran Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Gorontalo yang turut serta dalam kegiatan panen bersama Yonif TP 824/MO’E’A, sebagai bentuk sinergi nyata antara pemerintah daerah dan TNI dalam mendukung kemandirian pangan.
Kegiatan panen tersebut berlangsung di lahan pertanian binaan Yonif TP 824/MO’E’A dan diikuti oleh jajaran Forkopimda, perwakilan instansi terkait, serta masyarakat sekitar.
Sinergi Pemprov Gorontalo dan TNI Perkuat Kemandirian Pangan
Sekda Gorontalo dalam sambutannya menegaskan bahwa ketahanan pangan merupakan salah satu program strategis nasional yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Peran TNI, khususnya Yonif TP 824/MO’E’A, dinilai sangat penting dalam mendukung produktivitas pertanian, terutama di wilayah yang membutuhkan pendampingan intensif.
“Kolaborasi antara pemerintah daerah dan TNI ini adalah contoh nyata bagaimana ketahanan pangan bisa dibangun bersama, mulai dari pengolahan lahan hingga panen,” ujar Sekda.
Yonif TP 824/MO’E’A Aktif Dampingi Pertanian Masyarakat
Yonif TP 824/MO’E’A tidak hanya menjalankan tugas pertahanan, tetapi juga aktif berkontribusi dalam program pembinaan teritorial, salah satunya melalui pengembangan sektor pertanian. Lahan yang dipanen merupakan hasil kerja bersama prajurit TNI dan masyarakat, dengan komoditas pertanian yang disesuaikan dengan potensi lokal.
Komandan Yonif TP 824/MO’E’A menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI terhadap kesejahteraan masyarakat, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menjaga ketersediaan pangan.

baca juga: Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu Resmikan Kedai Roti BUMDes Luhuto
Dorong Optimalisasi Lahan Produktif
Dalam kesempatan tersebut, Sekda Gorontalo juga mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk terus mendorong optimalisasi lahan-lahan produktif yang masih tersedia, baik milik pemerintah, TNI, maupun masyarakat.
Menurutnya, pemanfaatan lahan secara maksimal dengan pendampingan teknis yang tepat dapat meningkatkan hasil pertanian dan membantu menjaga stabilitas pasokan pangan, khususnya menghadapi tantangan perubahan iklim dan dinamika ekonomi global.
Ketahanan Pangan sebagai Fondasi Pembangunan Daerah
Sekda menekankan bahwa ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga menyangkut stabilitas sosial dan ekonomi daerah. Dengan produksi pangan yang terjaga, daya beli masyarakat dapat dipertahankan dan risiko kerawanan pangan dapat ditekan.
“Kegiatan panen bersama ini memiliki makna strategis, karena menjadi simbol kebersamaan dan gotong royong dalam membangun daerah,” katanya.
Apresiasi terhadap Peran TNI dan Masyarakat
Pemerintah Provinsi Gorontalo menyampaikan apresiasi kepada Yonif TP 824/MO’E’A atas kontribusi aktifnya dalam mendukung program ketahanan pangan. Sekda juga mengapresiasi keterlibatan masyarakat yang dinilai menjadi kunci keberhasilan program pertanian berbasis kolaborasi.
Ia berharap kerja sama ini dapat terus ditingkatkan dan menjadi contoh bagi wilayah lain dalam mengembangkan sektor pertanian yang berkelanjutan.
Harapan Keberlanjutan Program
Menutup kegiatan panen bersama, Sekda Gorontalo berharap sinergi antara Pemprov Gorontalo, TNI, dan masyarakat tidak berhenti pada kegiatan seremonial semata, tetapi terus berlanjut melalui program-program konkret yang berdampak langsung pada peningkatan produksi dan kesejahteraan petani.
“Kita ingin ketahanan pangan di Gorontalo semakin kuat dan berkelanjutan, demi kesejahteraan masyarakat dan kemajuan daerah,” pungkasnya.







