
News Buroko – Pemerintah Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) terus mendorong percepatan pembangunan Terminal Tipe A Boroko, proyek strategis yang menjadi salah satu prioritas infrastruktur transportasi di kabupaten tersebut. Pembangunan terminal yang berlokasi di ibu kota kabupaten, Boroko, ini diharapkan menjadi pusat kegiatan transportasi darat yang mampu meningkatkan mobilitas masyarakat serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal secara signifikan.
Menurut Syafrudin Potabuga, Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bolmut, pembangunan terminal terus digencarkan dan pada tahun 2017 ini telah dialokasikan dana sebesar Rp 15 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) pemerintah pusat. Dana tersebut diperuntukkan untuk menyelesaikan pembangunan fisik terminal beserta seluruh fasilitas pendukungnya.
“Pembangunan Terminal Boroko akan rampung pada tahun ini, dengan dana senilai Rp 15 miliar yang sudah dialokasikan pemerintah. Dana ini akan dimanfaatkan untuk memastikan terminal bisa beroperasi 100 persen,” ujar Potabuga saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (13/2/2017).
Fasilitas dan Infrastruktur Terminal
Potabuga menjelaskan bahwa alokasi anggaran tersebut digunakan tidak hanya untuk pembangunan gedung utama terminal, tetapi juga untuk fasilitas pendukung operasional. Beberapa poin penting yang tengah dibangun antara lain:
-
Jalan dan akses masuk terminal
Seluruh jalur di dalam terminal akan diaspal secara menyeluruh, memastikan kendaraan besar maupun kecil dapat masuk dan keluar dengan lancar tanpa hambatan. Hal ini sangat penting mengingat terminal Tipe A akan menjadi pusat transit bagi kendaraan berukuran besar dari luar daerah. -
Area parkir dan tempat tunggu penumpang
Terminal dirancang agar memiliki area parkir yang memadai, termasuk untuk bus antar kota, angkutan kota, dan taksi. Penataan tempat tunggu penumpang juga diperhatikan agar penumpang dapat menunggu dengan nyaman dan aman. -
Fasilitas pendukung keamanan dan kenyamanan
Terminal akan dilengkapi lampu penerangan, rambu-rambu lalu lintas, serta pos keamanan. Upaya ini dilakukan agar keselamatan penumpang, khususnya bagi angkutan gelap yang biasa beroperasi di daerah, dapat lebih terjamin. -
Ruang tunggu dan fasilitas publik
Pemerintah daerah juga memperhitungkan fasilitas tambahan seperti toilet, ruang tunggu, dan area komersial untuk mendukung kenyamanan penumpang serta memberikan peluang usaha bagi masyarakat sekitar.
Manfaat Sosial-Ekonomi bagi Masyarakat Bolmut
Menurut Potabuga, keberadaan terminal Tipe A Boroko tidak hanya bermanfaat sebagai sarana transportasi, tetapi juga akan memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Beberapa manfaat yang diharapkan antara lain:
-
Meningkatkan perputaran ekonomi lokal
Terminal akan menjadi pusat aktivitas perdagangan kecil dan menengah, mulai dari penjual makanan, pedagang jasa, hingga UMKM yang menjual berbagai produk lokal. Kehadiran terminal diyakini akan menciptakan lapangan kerja baru dan meningkatkan pendapatan masyarakat sekitar. -
Mendukung konektivitas antar daerah
Dengan terminal yang lengkap, kendaraan besar dari luar daerah dapat menyinggah, sehingga konektivitas Bolmut dengan daerah lain di Sulawesi Utara dan provinsi tetangga menjadi lebih baik. Hal ini akan mempercepat arus barang dan jasa, sekaligus membuka peluang investasi baru. -
Meningkatkan keselamatan transportasi
Dengan difasilitasi tempat resmi untuk kendaraan umum maupun taksi gelap, risiko kecelakaan akibat parkir sembarangan atau terminal yang tidak layak dapat diminimalkan. Penumpang juga akan menikmati perjalanan yang lebih aman dan nyaman. -
Mendorong pertumbuhan kawasan Boroko
Terminal Tipe A Boroko diproyeksikan menjadi titik pertumbuhan baru di ibu kota kabupaten. Pembangunan infrastruktur pendukung seperti jalan, lampu jalan, dan fasilitas komersial akan membuat kawasan ini semakin ramai dan menjadi pusat aktivitas masyarakat.
Target Penyelesaian Proyek
Potabuga menekankan bahwa jika proses lelang proyek kelanjutan pembangunan terminal dapat tuntas sesuai rencana, Terminal Boroko diperkirakan dapat digunakan masyarakat sebelum tahun anggaran berakhir. Proses penyelesaian ini mencakup penyempurnaan fisik, pemasangan fasilitas pendukung, serta uji operasional awal.
“Terminal ini Tipe A, jadi banyak kendaraan besar akan singgah di sini. Bahkan, keberadaan taksi gelap yang biasa mangkal akan diarahkan ke terminal ini agar keselamatan penumpang lebih terjamin,” ujar Potabuga menegaskan.
Dukungan Pemerintah Daerah
Pemerintah Kabupaten Bolmut menaruh perhatian besar pada proyek ini karena terminal tidak hanya akan memfasilitasi mobilitas warga, tetapi juga menjadi sarana strategis bagi pembangunan kabupaten secara keseluruhan. Pemerintah daerah juga bekerja sama dengan instansi terkait, termasuk Dinas Perhubungan Provinsi dan kepolisian, untuk memastikan terminal beroperasi lancar dan aman.
Potabuga optimis bahwa dengan selesainya pembangunan terminal dan dioperasikannya fasilitas ini, perekonomian masyarakat Bolmut akan meningkat. Terminal akan menjadi pusat kegiatan ekonomi baru, mempermudah distribusi barang dan jasa, serta membuka peluang usaha baru bagi masyarakat lokal.
Kesimpulan
Pembangunan Terminal Tipe A Boroko adalah proyek strategis yang membawa harapan besar bagi Kabupaten Bolmut. Dengan alokasi dana DAK sebesar Rp 15 miliar dan dukungan penuh pemerintah daerah, terminal ini diharapkan:
-
Rampung pada tahun 2017,
-
Menjadi pusat transportasi yang modern dan aman,
-
Meningkatkan mobilitas dan konektivitas antar daerah,
-
Memberikan dampak ekonomi positif bagi masyarakat lokal,
-
Menjadi katalis pertumbuhan kawasan Boroko menjadi pusat aktivitas masyarakat dan perdagangan.
Terminal Boroko bukan sekadar proyek infrastruktur, tetapi juga simbol komitmen Pemkab Bolmut untuk mendorong pembangunan yang berkelanjutan, inklusif, dan bermanfaat luas bagi masyarakat.







