
Antusiasme Masyarakat Bolmut Sambut Hari Kemenangan dengan Kehadiran Pasar Senggol Perdana
News Buroko — Antusiasme masyarakat Kabupaten Bolaang Mongondow Utara (Bolmut) dalam menyambut Hari Raya Idul Fitri atau hari kemenangan terus terlihat setiap tahunnya. Tradisi turun-temurun ini kali ini mendapatkan sentuhan baru melalui Pasar Senggol, sebuah pasar musiman yang difasilitasi oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bolmut. Acara launching Pasar Senggol perdana ini berlangsung meriah sejak malam Senin, 1 April 2024, dan langsung ramai dikunjungi warga dari berbagai kecamatan.
Pasar Senggol hadir sebagai alternatif bagi masyarakat yang tidak hanya mengandalkan pasar tradisional atau pusat perbelanjaan modern untuk memenuhi kebutuhan Lebaran. Kehadiran pasar ini juga memberikan pilihan yang lebih luas sekaligus menghadirkan atmosfer khas tradisi yang menghidupkan interaksi sosial dan ekonomi lokal.
Lokasi dan Ragam Produk yang Ditawarkan
Terletak di Jalan Kartini, Desa Boroko Timur, Pasar Senggol menawarkan berbagai produk yang dibutuhkan masyarakat menjelang Lebaran. Mulai dari pakaian baru, aksesoris, perlengkapan rumah tangga, hingga bahan-bahan untuk membuat kue-kue khas Lebaran, pasar ini menyediakan hampir semua kebutuhan masyarakat dalam satu lokasi.
Lebih dari sekadar tempat berbelanja, Pasar Senggol menjadi pusat kegiatan keluarga. Warga dari berbagai usia terlihat berkumpul, menikmati hiburan ringan, dan merasakan suasana berbeda dibandingkan pasar tradisional. Para pedagang lokal pun merasa terbantu karena pasar ini membuka peluang ekonomi tambahan, meningkatkan pendapatan, dan memperkenalkan produk lokal kepada lebih banyak pembeli.
Ramainya Pengunjung dan Suasana Meriah
Sejak malam pembukaan, Pasar Senggol diserbu oleh pengunjung yang ingin menikmati pengalaman berbelanja yang berbeda sekaligus membeli kebutuhan mereka menjelang Lebaran. Suasana ramai dan meriah ini menunjukkan antusiasme warga Bolmut terhadap inovasi baru dalam sektor perdagangan lokal.
Beberapa pengunjung menyampaikan kegembiraan mereka atas tersedianya pasar ini. Salah seorang warga Desa Boroko Timur, Ahmad Taufik, mengatakan:
“Pasar Senggol ini sangat membantu. Tidak perlu jauh-jauh ke pasar kota, semua kebutuhan Lebaran ada di sini. Selain itu, suasananya menyenangkan dan bisa dijadikan tempat kumpul keluarga.”
Dukungan Pemerintah dan Stakeholder
Penjabat (Pj) Bupati Bolmut, Sirajudin Lasena, menyampaikan apresiasi tinggi kepada semua pihak yang terlibat dalam pembuatan dan penyelenggaraan Pasar Senggol. Ia menegaskan bahwa pemerintah kabupaten terus berupaya menyediakan fasilitas yang mendukung masyarakat sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Saya mengapresiasi semua pihak yang terlibat langsung dalam mendukung pembuatan Pasar Senggol di Bolmut. Ini merupakan jawaban kami dalam memenuhi kebutuhan masyarakat, sekaligus membuka peluang ekonomi bagi pedagang lokal,” ujar Sirajudin Lasena.
Selain itu, Pj. Bupati juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, termasuk aparat desa, perangkat kecamatan, pihak keamanan, dan masyarakat, agar pasar ini berjalan tertib, aman, dan nyaman bagi semua pengunjung.
Dampak Positif Pasar Senggol
Keberadaan Pasar Senggol tidak hanya memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam memenuhi kebutuhan Lebaran, tetapi juga memiliki dampak ekonomi dan sosial yang signifikan:
-
Mendorong ekonomi lokal: Pedagang lokal mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan pendapatan melalui pasar musiman.
-
Menjadi destinasi sosial: Pasar ini menjadi tempat berkumpul keluarga dan interaksi antarwarga, menjaga tradisi sosial yang sudah ada sejak lama.
-
Meningkatkan kreativitas dan inovasi pedagang: Pedagang terdorong untuk menawarkan produk yang lebih menarik dan inovatif demi menarik pembeli.
-
Meningkatkan citra pemerintah: Pemerintah daerah terlihat hadir dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat, khususnya dalam menyediakan fasilitas publik yang mendukung kesejahteraan warga.
Harapan ke Depan
Pemkab Bolmut berencana untuk menjadikan Pasar Senggol sebagai agenda tahunan, terutama menjelang momen-momen penting seperti Idul Fitri, Natal, dan Tahun Baru. Dengan begitu, pasar musiman ini dapat terus menjadi pusat ekonomi lokal sekaligus memelihara tradisi masyarakat yang kental akan kebersamaan dan gotong-royong.
Pj. Bupati Sirajudin Lasena menambahkan:
“Kedepannya, kami berharap Pasar Senggol tidak hanya menjadi pusat perdagangan, tetapi juga sebagai ajang pelestarian budaya, hiburan, dan edukasi bagi masyarakat. Kami ingin Pasar Senggol menjadi ikon baru Bolmut yang dikenal ramah, bersih, dan penuh inovasi.”
Dengan antusiasme masyarakat yang tinggi, dukungan pemerintah, serta keterlibatan pedagang lokal, Pasar Senggol di Desa Boroko Timur dipastikan akan menjadi tradisi yang akan terus dinanti setiap tahun oleh masyarakat Bolaang Mongondow Utara.


