Kolam Renang KONI Manado 25 Tahun Tak Dikuras gegara Air Bersih Terbatas

by -354 Views

Kolam renang Rano Wangun KONI Manado memperihatinkan usai airnya berwarna hijau penuh lumut.

News Buroko – Kondisi memprihatinkan terungkap dari fasilitas olahraga di Sulawesi Utara. Kolam renang Rano Wangun yang berada di kompleks KONI Manado ternyata tidak pernah dikuras dan diganti airnya selama lebih dari 25 tahun. Fakta ini menimbulkan perhatian publik, terutama karena fasilitas tersebut masih aktif digunakan untuk latihan para atlet dan masyarakat umum.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Provinsi Sulawesi Utara, Jemmy Ringkuangan, membenarkan kondisi tersebut. Ia menjelaskan bahwa penyebab utama kolam renang tidak pernah dikuras adalah keterbatasan sumber air bersih di kawasan itu. Selain itu, tidak adanya alokasi anggaran rutin untuk pemeliharaan maupun rehabilitasi membuat kondisi kolam semakin terbengkalai dari tahun ke tahun.

“Info dari penjaga seperti itu, sumber air terbatas, takut mereka kuras airnya karena masih dipakai latihan. Selama ini juga tidak ada alokasi anggaran, baik untuk pemeliharaan maupun rehab,” ujar Jemmy Ringkuangan kepada wartawan, Senin (13/10/2025).

Baca Juga : Soal Dugaan Oknum ASN Terlibat Sindikat BBM, LP-KPK Minta Pemda Boltara Tindak Tegas

Jemmy mengaku baru mengetahui persoalan tersebut setelah setahun menjabat sebagai Kepala Dispora Sulut. Ia menilai, meski terbatas, kondisi seperti ini tidak boleh dibiarkan terus berlarut-larut mengingat kolam renang merupakan sarana penting bagi pembinaan atlet, khususnya cabang olahraga renang di daerah.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Utara kini berencana melakukan revitalisasi total terhadap kolam renang Rano Wangun. Program tersebut akan melibatkan kerja sama antara Dispora Sulut dan Dinas Pekerjaan Umum (PU). Langkah awal berupa penyusunan perencanaan teknis sedang dilakukan tahun ini.

“Tahun ini sedang kami susun perencanaan bekerja sama dengan Dinas PU. Targetnya, pengerjaan revitalisasi kolam renang dimulai tahun depan secara bertahap,” lanjut Jemmy.

Menurutnya, tahap awal revitalisasi akan difokuskan pada pengecekan menyeluruh terhadap struktur kolam, instalasi pipa, dan sistem sirkulasi air. Pemerintah juga akan mengukur tingkat kerusakan fasilitas yang ada serta menghitung kebutuhan anggaran perbaikan. Upaya ini diharapkan dapat mengembalikan fungsi kolam renang sebagaimana mestinya dan memberikan kenyamanan serta keamanan bagi para pengguna.

Sementara itu, sejumlah masyarakat dan atlet yang kerap menggunakan kolam renang tersebut menyambut baik rencana revitalisasi. Mereka berharap proses pembenahan tidak hanya sebatas mengganti air, tetapi juga memperbaiki fasilitas pendukung seperti ruang ganti, kamar bilas, serta sistem filtrasi air.

Kolam renang Rano Wangun merupakan salah satu fasilitas olahraga tertua di Manado dan memiliki sejarah panjang dalam pembinaan atlet renang di Sulawesi Utara. Banyak perenang berprestasi yang memulai latihan di tempat ini. Namun, seiring berjalannya waktu, fasilitas tersebut semakin minim perawatan dan perhatian.

Dengan adanya rencana revitalisasi, diharapkan kolam renang ini dapat kembali menjadi pusat pembinaan atlet renang Sulut serta destinasi olahraga masyarakat yang sehat dan layak pakai.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.