News Buroko – Upaya Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam mendorong pertumbuhan ekonomi dan penguatan sektor peternakan membuahkan hasil. Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail berhasil membawa investasi industri pakan ternak senilai Rp1,2 triliun yang dijadwalkan groundbreaking pada 7 Januari mendatang.
Investasi berskala besar ini menjadi salah satu yang terbesar di Gorontalo dalam beberapa tahun terakhir dan diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi daerah sekaligus memperkuat ekosistem peternakan di kawasan timur Indonesia.
Investasi Strategis untuk Perkuat Sektor Peternakan
Gubernur Gusnar Ismail menegaskan bahwa masuknya investasi pakan ternak ini merupakan langkah strategis untuk mendukung ketahanan pangan dan pengembangan industri berbasis sumber daya lokal.
Industri pakan ternak dinilai memiliki peran penting dalam menopang produktivitas peternak, menekan biaya produksi, serta mengurangi ketergantungan pasokan dari luar daerah.
Groundbreaking Jadi Tonggak Awal Realisasi Proyek
Rencana peletakan batu pertama (groundbreaking) pada 7 Januari menjadi penanda dimulainya realisasi proyek tersebut. Pemerintah provinsi memastikan seluruh perizinan dan persiapan teknis telah dikawal agar pembangunan dapat berjalan sesuai jadwal.
Groundbreaking ini juga menjadi sinyal kuat bahwa Gorontalo semakin dipercaya investor sebagai daerah tujuan investasi yang menjanjikan.
:format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/gorontalo/foto/bank/originals/ZIKIR-BERSAMA-Pemerintah-Provinsi-Gorontalo-menggelar-zikir-dan-d.jpg)
Baca juga: Sekda Gorontalo Panen Bersama Yonif TP 824/MO’E’A, Dukung Ketahanan Pangan
Serap Tenaga Kerja dan Dongkrak Ekonomi Lokal
Selain nilai investasinya yang besar, proyek pakan ternak ini diproyeksikan menyerap tenaga kerja dalam jumlah signifikan, baik pada fase konstruksi maupun saat operasional.
Kehadiran industri ini diharapkan memberikan efek berganda (multiplier effect) bagi perekonomian daerah, mulai dari peningkatan pendapatan masyarakat, tumbuhnya usaha pendukung, hingga penguatan UMKM lokal.
Manfaat Langsung bagi Peternak Gorontalo
Bagi peternak, keberadaan pabrik pakan ternak di Gorontalo akan memberikan manfaat langsung berupa ketersediaan pakan dengan harga yang lebih kompetitif dan kualitas terjamin.
Pemerintah daerah berharap industri ini dapat bersinergi dengan peternak lokal, koperasi, serta kelompok usaha tani–ternak sehingga manfaat ekonomi dapat dirasakan secara merata.
Komitmen Pemprov Ciptakan Iklim Investasi Kondusif
Gubernur Gusnar Ismail menegaskan komitmen pemerintah provinsi untuk terus menciptakan iklim investasi yang kondusif melalui penyederhanaan perizinan, kepastian hukum, serta pendampingan bagi investor.
Menurutnya, masuknya investasi besar tidak hanya berdampak pada pertumbuhan ekonomi, tetapi juga menjadi tolok ukur kepercayaan dunia usaha terhadap stabilitas dan potensi Gorontalo.
Dorong Hilirisasi dan Pembangunan Berkelanjutan
Investasi pakan ternak ini juga sejalan dengan visi pemerintah daerah dalam mendorong hilirisasi sektor pertanian dan peternakan. Dengan pengolahan di dalam daerah, nilai tambah dapat dinikmati langsung oleh masyarakat Gorontalo.
Pemprov menekankan agar pembangunan industri tetap memperhatikan aspek lingkungan dan keberlanjutan, sehingga pertumbuhan ekonomi dapat berjalan seiring dengan kelestarian alam.
Harapan Jadi Pusat Industri Pakan di Kawasan Timur
Dengan nilai investasi Rp1,2 triliun dan kapasitas produksi yang besar, Gorontalo diharapkan dapat berkembang menjadi sentra industri pakan ternak di kawasan timur Indonesia.
Pemerintah optimistis proyek ini akan menjadi contoh keberhasilan kolaborasi antara pemerintah dan investor dalam mendorong pembangunan ekonomi daerah yang inklusif dan berkelanjutan.







