Gempa Filipina: Sedikitnya delapan orang dilaporkan tewas

by -207 Views

Dua Gempa Dahsyat Guncang Filipina Selatan, Sedikitnya Delapan Orang Tewas

News Buroko – Sedikitnya delapan orang dilaporkan tewas dan puluhan lainnya mengalami luka-luka setelah dua gempa kuat mengguncang wilayah selatan Filipina pada Jumat (10/10). Dua gempa tersebut terjadi dalam rentang waktu hanya beberapa jam dan menimbulkan kepanikan di sejumlah daerah pesisir Pulau Mindanao.

Gempa pertama berkekuatan magnitudo 7,4 mengguncang wilayah pesisir timur Mindanao pada Jumat sore, memicu peringatan tsunami dan gelombang evakuasi massal di sejumlah kota pesisir, termasuk Bislig, Tandag, dan Surigao del Sur. Beberapa jam kemudian, gempa kedua berkekuatan 6,7 magnitudo kembali mengguncang area yang sama, memperburuk situasi warga yang masih berada di tempat penampungan sementara.

Menurut laporan Institut Vulkanologi dan Seismologi Filipina (Phivolcs), gempa kedua terjadi pada pukul 19.12 waktu setempat (18.12 WIB) dengan kedalaman 37 kilometer, berpusat sekitar 23 kilometer tenggara Kota Santiago, Provinsi Davao Oriental. Sedangkan Survei Geologi Amerika Serikat (USGS) mencatat kekuatan 6,7 magnitudo pada kedalaman 61,2 kilometer.

Phivolcs menyebutkan bahwa tidak ada gelombang tsunami signifikan yang terdeteksi di lepas pantai setelah gempa kedua. “Dengan ini, dampak peringatan tsunami sebagian besar telah berlalu, dan seluruh peringatan yang sebelumnya dikeluarkan kini telah dibatalkan,” demikian pernyataan resmi Phivolcs.

Namun, beberapa wilayah masih mengalami pemadaman listrik, gangguan jaringan komunikasi, serta kerusakan infrastruktur akibat guncangan kuat. Sejumlah rumah dilaporkan runtuh di Provinsi Surigao del Sur dan Davao de Oro, sementara dinding sekolah dan fasilitas umum mengalami retak-retak.

Otoritas setempat bersama Badan Penanggulangan Bencana Filipina (NDRRMC) terus melakukan pendataan kerusakan dan evakuasi warga yang terdampak. “Kami masih mengumpulkan laporan dari berbagai wilayah, namun hingga saat ini delapan korban meninggal telah terkonfirmasi,” ujar juru bicara NDRRMC, Sabtu (11/10/2025).

Presiden Ferdinand Marcos Jr. dalam pernyataannya menyampaikan belasungkawa kepada para korban dan menginstruksikan aparat untuk mempercepat proses penanganan darurat serta memastikan bantuan logistik tiba di lokasi terdampak. “Prioritas kami adalah keselamatan warga. Semua lembaga pemerintah diminta bergerak cepat memberikan bantuan,” katanya.

Filipina merupakan salah satu negara yang paling rawan gempa di dunia karena berada di Cincin Api Pasifik, wilayah sabuk seismik aktif yang mengelilingi Samudra Pasifik. Dalam beberapa tahun terakhir, Mindanao kerap diguncang gempa besar, termasuk pada tahun 2019 ketika gempa magnitudo 6,9 menewaskan lebih dari 10 orang.

Hingga Sabtu pagi, Phivolcs masih mencatat sejumlah gempa susulan (aftershocks) dengan intensitas ringan hingga sedang. Masyarakat diminta tetap waspada dan menjauhi bangunan yang rusak hingga kondisi benar-benar dinyatakan aman.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.