, ,

Di Sidang Kabinet, Prabowo Sebut Ada Pihak Luar yang Tidak Suka Indonesia Kuat

by -110 Views
by

News Buroko – Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto menegaskan bahwa tidak semua pihak di luar negeri menginginkan Indonesia menjadi negara yang kuat, mandiri, dan berdaulat. Pernyataan tersebut disampaikan Presiden Prabowo saat memimpin Sidang Kabinet bersama jajaran menteri Kabinet Merah Putih.

Menurut Prabowo, Indonesia dengan kekayaan sumber daya alam, jumlah penduduk besar, serta posisi strategis di kawasan, memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan dunia. Namun, potensi tersebut juga memunculkan kepentingan dan tekanan dari pihak-pihak tertentu di luar negeri.

Presiden: Indonesia Harus Berdiri di Atas Kaki Sendiri

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menekankan pentingnya kemandirian nasional di berbagai sektor strategis, mulai dari pangan, energi, pertahanan, hingga industri. Ia menilai bahwa ketergantungan terhadap pihak asing justru dapat melemahkan posisi Indonesia di panggung global.

“Ada pihak-pihak luar yang tidak suka kalau Indonesia kuat, mandiri, dan berdiri di atas kaki sendiri. Karena itu, kita harus waspada dan bekerja lebih keras,” tegas Prabowo di hadapan para menteri.

Soroti Tantangan Global dan Kepentingan Asing

Presiden juga menyinggung dinamika global yang semakin kompleks, ditandai dengan persaingan geopolitik, konflik ekonomi, hingga perebutan sumber daya alam. Dalam situasi tersebut, Indonesia dituntut untuk memiliki ketahanan nasional yang kokoh agar tidak mudah ditekan oleh kepentingan asing.

Ia mengingatkan bahwa kekayaan alam Indonesia kerap menjadi incaran, sehingga pengelolaannya harus dilakukan secara adil dan berpihak pada kepentingan rakyat.

“Kita harus mengelola kekayaan bangsa ini untuk sebesar-besarnya kemakmuran rakyat Indonesia, bukan untuk kepentingan segelintir pihak,” ujarnya.

Prabowo
Prabowo

Baca juga: Pelaku Wisata Ekraf Gorontalo Terima Insan Parekraf Award 2025

Tekankan Soliditas Kabinet dan Kerja Nyata

Prabowo meminta seluruh jajaran kabinet untuk menjaga soliditas, disiplin, dan fokus pada kerja nyata. Ia menilai keberhasilan pemerintah dalam memperkuat ekonomi, menjaga stabilitas nasional, dan meningkatkan kesejahteraan rakyat akan menjadi jawaban atas berbagai tantangan, baik dari dalam maupun luar negeri.

Menurutnya, kerja pemerintah harus terukur dan berpihak kepada kepentingan nasional, bukan sekadar retorika.

“Kita tidak boleh terpecah, tidak boleh ragu. Kabinet ini harus kompak, bekerja cepat, dan berani mengambil keputusan untuk kepentingan bangsa,” kata Prabowo.

Pembangunan Nasional Harus Berbasis Kepentingan Rakyat

Dalam kesempatan tersebut, Presiden juga menegaskan bahwa seluruh program pembangunan harus berorientasi pada kepentingan rakyat kecil, termasuk petani, nelayan, buruh, dan pelaku UMKM. Kemandirian ekonomi, lanjutnya, hanya bisa tercapai jika fondasi ekonomi rakyat diperkuat.

Ia menilai bahwa swasembada pangan dan energi menjadi kunci utama dalam menjaga kedaulatan bangsa di tengah tekanan global.

Ajak Seluruh Elemen Bangsa Tetap Waspada dan Optimistis

Menutup arahannya, Presiden Prabowo mengajak seluruh elemen bangsa untuk tetap waspada namun optimistis. Ia menegaskan bahwa Indonesia memiliki modal besar untuk menjadi negara maju dan disegani, asalkan seluruh komponen bangsa bersatu dan bekerja dengan niat yang sama.

“Kita tidak perlu takut. Selama kita bersatu, bekerja jujur, dan setia pada kepentingan bangsa, Indonesia akan menjadi negara yang kuat dan bermartabat,” pungkasnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

No More Posts Available.

No more pages to load.